14 Trik Survival Yang Bisa Membantumu Bertahan Hidup Dalam Situasi Berbahaya

Advertisement

Kami harap kamu tidak akan pernah tersesat di laut terbuka, digigit ular berbisa atau harus melewati padang pasir yang panas. Tapi jika hal seperti ini benar-benar terjadi, penting untuk mengetahui apa yang harus dilakukan dalam situasi ini. Masalahnya, peluang bertahan dalam situasi seperti itu kurang dari 10%.


Untuk mempersiapkanmu secara harfiah untuk segalanya, Mesin Waktu akan memberikanmu tips dan trik yang akan membantu menyelamatkan hidupmu dalam situasi yang sangat sulit.

1. Jika kamu berada di laut terbuka


Bayangkan kamu sedang berada di atas kapal di laut lepas. Bagaimana cara untuk tetap hidup? Tiga hal yang akan membantumu bertahan di tengah laut adalah makanan, air, dan suhu.
  • Terdapat makanan di laut, kamu hanya perlu mendapatkannya. Pada tahun 1942, pelaut Inggris bisa bertahan 133 hari di laut karena dia membuat sebuah pancing dengan menggunakan kabel di senter. Jika kamu memiliki beberapa bahan, lakukan hal yang sama. Jika tidak ada yang bisa kamu gunakan, buat jaring dengan menggunakan baju. Masukkan ke dalam air dan cobalah untuk menangkap rumput laut dan plankton.
  • Untuk mendapatkan air tawar, buat mesin penyulingan. Terdiri dari dua wadah (kecil dan besar) dan sepotong kantong plastik. Air laut dari wadah besar akan menguap, plastik akan menyimpannya, dan air akan jatuh di wadah kecil.
  • Panas matahari bisa membunuh lebih cepat dari pada kelaparan. Selain itu, sinar matahari tercermin dari permukaan air dapat menimbulkan kerusakan retina mata. Ambil beberapa pakaian dan tutupi kepala dan matamu.

2. Jika kamu tersesat di padang pasir


  • Cobalah bepergian di malam hari. Selama malam hari, suhu bisa turun hingga 35 derajat. Bepergian di malam hari mengurangi risiko terkena sengatan panas Matahari dan mengalami dehidrasi. Strategi ini bisa membantumu menghemat sampai 1 galon air sehari.
  • Banyak orang berpikir ada air di dalam kaktus. Sebenarnya, mereka mengandung racun. Jika kamu meminumnya, kamu mungkin akan mati. Di padang pasir, air bisa ditemukan di sumber bawah tanah yang tidak terlalu dalam.

3. Jika kamu terjebak di reruntuhan atau dalam gua


Jika kamu terjebak di bawah reruntuhan, sumber daya paling berharga yang kamu miliki saat ini adalah udara. Jadi, agar tidak menyia-nyiakannya, kamu harus tahu apa yang harus dilakukan.
  • Ambil napas dalam-dalam, tapi hembuskan napas dengan sangat lambat. Jangan gunakan korek api atau obor. Api akan menurunkan jumlah oksigen.
  • Jangan menjerit. Berteriak akan bertambah panik, sehingga jantungmu akan berdetak lebih cepat dan malah menyebabkan bernafas lebih cepat.
  • Lepaskan dan bungkus kepala dengan bajumu. Itu akan melindungimu dari tercekik jika debu menempel di wajahmu.

4. Jika kamu melihat seekor serigala


Serigala sering menyerang saat kamu berada di wilayah mereka. Jika serigala memperhatikan, kamu harus melangkah mundur perlahan sambil tetap melakukan kontak mata.
  • Jangan berpaling dan jangan lari. Serigala tunggal tidak akan menyerang kecuali kamu melarikan diri dan memprovokasinya.
  • Untuk menakut-nakuti binatang buas itu, teriak sekeras yang kamu bisa dan cobalah bertindak agresif. Lakukan hal yang menimbulkan suara keras seperti menjerit, melolong, atau berteriak sambil terus berjalan mundur perlahan.
  • Jika kamu tidak beruntung menemukan sekelompok serigala atau anjing liar, jangan biarkan mereka mengelilingimu. Dekati pohon dan cobalah memanjatnya.

5. Buat korek api


Api sangat penting untuk bertahan dalam cuaca apapun, di iklim apapun, tapi korek api bisa menjadi basah, jadi kamu harus membuatnya tahan air terlebih dahulu. Untuk melakukannya, cukup lapisi dengan tipis cat kuku transparan pada korek api dan biarkan kering.

6. Jika digigit ular berbisa


Tepat setelah kamu digigit, bagian luka akan sangat sakit. Warna darah bisa berubah menjadi merah tua atau bahkan biru. Setelah itu, bagian yang digigit akan menjadi bengkak, dan gejala lainnya segera muncul, seperti sakit kepala, penglihatan kabur, tergagap, mual, dan demam.

Apa yang harus dilakukan? Dokter tidak menganjurkan mengisap racunnya, karena mungkin ada beberapa luka kecil di mulut. Melalui mereka, racun bisa masuk ke dalam darah. Tapi jika kamu jauh dari rumah sakit, tidak ada pilihan lain. Kamu harus mengisap racun dalam 1-2 detik setelah gigitan, kemudian hisap dan ludahkan racun terus menerus dan cuci mulutmu.

Jangan menekan bekas gigitan atau menaruh perban di atasnya. Jika racun terkonsentrasi di satu tempat, ini bisa menyebabkan nekrosis. Biarkan darah mengalir keluar, darah akan membawa sebagian racun itu keluar.


7. Bagaimana cara mengetahui gigitan binatang rabies


Jika kamu digigit, cuci luka dengan air hangat dengan sabun. Bahkan jika hewan itu tidak menggigit, kamu mungkin sudah terkena infeksi.
  • Jika kamu digigit hewan rabies, luka akan mengeluarkan darah dalam waktu yang lama, dan setelah itu, luka menjadi merah dan bengkak. Lalu akan terasa gatal dan mulai muncul gejala demam.
Rabies menyebabkan kematian dalam 4-7 hari. Itu sebabnya sangat penting untuk mengunjungi rumah sakit dan mendapatkan vaksinasi sebelum terlambat.

8. Bagaimana cara memberi sinyal SOS dengan benar


Jika kamu dalam bahaya dan tidak memiliki sarana komunikasi, kamu harus tahu bagaimana memberi sinyal SOS dengan benar.
  • Sinyal SOS terlihat dan terdengar seperti ini: 3 kilatan pendek (atau suara), lalu 3 panjang dan 3 pendek lagi (... _ _ _. ...).
  • Setelah sinyal, tunggu selama tiga detik dan ulangi. Jika kamu menerima 3 kilatan cahaya balasan (atau tiga peluit), itu berarti penyelamatan sedang menuju ke arahmu.

9. Belajar menjahit semua jenis luka


Jahitan yang bagus bisa membantumu menghentikan pendarahan, menutup luka, mencegah infeksi dan menyelamatkan nyawa seseorang. Inilah sebabnya mengapa ini adalah salah satu keterampilan yang paling penting dalam keadaan darurat.

10. Satu hal yang bisa menyelamatkan hidup anda


Kotak kelangsungan hidup berisi hal-hal yang paling penting yang akan membantumu tetap hangat, mencari makanan, minum air, atau memberi pertolongan pertama. Hanya dibutuhkan ruang yang sangat sedikit.

Ambil sebuah kotak kecil dan letakkan barang-barang ini di dalamnya: beberapa korek api, sepotong kotak korek api, perban, sepotong aluminium foil, pisau cukur, kait pengikat, pil antibiotik, lilin kecil, benang, sepotong selotip, dan tisu basah.

11. Bagaimana tidak tenggelam dengan lengan terluka atau terikat


Seorang mantan angkatan laut, Cade Courtley menggambarkan teknik ini dalam bukunya. Tindakan ini akan membantumu untuk tidak tenggelam di tempat yang sangat dalam atau di laut yang jika tidak dapat menggunakan lenganmu.

Kontrol nafas adalah hal yang paling penting. Jangan panik untuk bernafas dengan kecepatan yang terukur. Kamu harus menarik napas dalam-dalam, tapi hembusan napas harus dengan cepat.

Jika kamu berada dalam kedalaman yang dangkal, gunakan cara menyelam kemudian melompat dan bergerak menuju ke tepi. Jika kamu berenang telentang, tekuk bagian belakang sehingga kepala berada di atas air. Dengan memutar tubuh secara penuh akan membiarkanmu menarik napas dalam-dalam di laut dan terus bergerak ke tepi.

12. Cara membakar kayu basah


Teknik ini disebut Obor Swedia. Letakkan kayu secara vertikal, buat potongan berbentuk bintang sedalam mungkin. Taruh beberapa rumput kering, masukkan ke dalam dan nyalakan api.
  • Kayu akan terbakar sangat cepat, dan bisa terbakar selama 2-5 jam, tidak peduli ukuran atau jenis pohonnya.

13. Cara menembak dengan benar


Ada situasi ketika hidupmu dipertaruhkan dan kamu perlu membela diri. Itulah mengapa penting untuk mengetahui bagaimana mengarahkan dan menarik pelatuk dengan benar jika kamu memiliki pistol.
  • Saat menarik pelatuk, kamu harus memastikan pemicunya berada di tengah ujung jari telunjuk. Bernapaslah perlahan dan tetap tenang sebelum menembak.

14. Cara membuat jebakan untuk ikan


Untuk mencari makanan, ikan akan berenang dekat dengan tepi di malam hari. Jadi, jika kamu tersesat, penting untuk mengetahui bagaimana membuat perangkap ikan dan mendapatkan beberapa makanan.
  • Jenis perangkap "pusaran air" dibuat dengan bebatuan dan kayu. Banyak ikan bisa masuk ke perangkap ini dalam satu malam dan sangat sulit bagi ikan untuk keluar. Untuk menangkap ikan, tutup pintu keluar. Kamu bisa menangkap ikan dengan jebakan seperti itu bahkan dengan tangan kosong.

Apakah kamu tahu tips bertahan hidup lainnya? Beritahu kami tentang hal tersebut dengan memberikan komentar di bawah ini!

Sumber: BrightSide

Sekilas tentang penulis : Wilde

Hai saya Wilde, salah satu penulis di Mesinwaktu.id. Semoga dengan diterbitkannya tulisan saya ini dapat menjadi informasi yang berguna dan bermanfaat bagi Anda. Salam!