Victor Lustig, Penipu Terbesar di Dunia, Bahkan Pernah Menjual Menara Eiffel

Advertisement

Penipu terbesar di dunia adalah "Victor Lustig" dia pernah menjual menara Eiffel sampai dua kali, menyamar menjadi seorang menteri dan pernah menipu Al Capone (salah satu bos mafia paling terkenal di dunia). Bahkan dia mendapatkan julukan The Smoothest Con Man (penipu paling lihai sedunia)

Dia memiliki 45 nama palsu, dan menguasai 5 bahasa asing, dia juga merupakan penipu yang dikenal jenius, tenang, penipu yang sangat berani dan memiliki kemampuan yang menakjubkan dalam memikat orang lain di samping penampilanya yang flamboyan, tidak menampakkan ciri bahwa dia adalah seorang penipu ulung, semua ini merupakan modalnya dalam menipu.

Victor Lustig sendiri lahir tanggal 4 January 1890 di Austria, ia terlahir sebagai seorang penipu yang handal. Penipuan pertamanya dilakukan di usia muda dan melibatkan mesin pencetak uang rusak seharga $30.000.

Di tahun 1925, Lustig memulai legenda penipuannya ketika membaca sebuah koran. Pada satu artikelnya, dibahas masalah yang dihadapi kota Paris untuk memelihara Menara Eiffel. Idenya muncul seketika dan dengan segera ia menyamar sebagai petugas pemerintah dan mengundang 6 perusahaan besi untuk mendiskusikan masalah ini.

Lusting berkata pada para kepala perusahaan tersebut bahwa biaya pemeliharaan Menara Eiffel sangat besar dan tidak dapat biayai lagi oleh pemerintah. Jadi, Lustig menawarkan menara itu untuk dibeli oleh para pengusaha itu, dan usahanya ini berhasil memikat seorang kepala pengusaha logam tersebut untuk membeli Menara Eiffel, bahkan Lustig juga menyamar sebagai seorang menteri untuk meyakinkan istri pengusaha yang akan membeli menara tersebut dan untuk mengumpulkan suap dari para pejabat korup. Saat Lustig sudah menerima seluruh uang dari suap dan dari pengusaha tersebut Lustig pun kabur meninggalkan Paris dengan membawa uang sekoper penuh.


Tapi sebulan kemudian Lustig kembali lagi dan mencoba mengulangi usaha penipuannya untuk menjual Menara Eiffel untuk kedua kalinya. Tapi sayang usahanya ke dua kali ini gagal karena dia ketahuan dan korban melaporkannya ke polisi, kemudian memaksanya untuk segera kabur lagi.

Aksinya tidak hanya dilakukanya di Prancis, Lustig juga beraksi di Amerika. Bahkan aksi penipuannya ini berhasil meyakinkan "Al Capone" salah satu gembong mafia terbesar di Amerika untuk menginvestasikan $50.000 USD dengan modus digunakan bermain saham.

Lustig kemudian membawa kabur uang tersebut. Dua bulan kemudian ia menemui Al Capone dan mengatakan bahwa uang yang digunakan dalam bermain saham tersebut habis karena harga saham jatuh. Al Capone yang percaya dengan perkataan manis dan integritas palsu Lustig bahkan tertipu lagi dengan memberi Lustig bonus $5000. Padahal Al Capone sendiri dikenal sebagai bos mafia legendaris karena paling sadis dan paling kejam yang pernah menguasai Amerika

Tapi pada 10 Mei 1935, Lustig akhirnya tertangkap karena pengaduan dari kekasihnya yang cemburu, tapi 1 hari sebelum sidangnya dimulai, Lustig berhasil melarikan diri dari penjara, sayangnya 27 hari berikutnya dia tertangkap lagi dan dijatuhi hukuman selama 20 tahun di penjara Alcatraz yang masa itu dikenal sebagai penjara paling ketat dan keras di Amerika, tapi pada 9 Maret 1947 akhirnya Lustig meninggal di penjara karena penyakit Pneumonia, tapi ada satu hal yang unik dalam surat kematiannya, pekerjaan Lustig di tulis sebagai seorang sales magang.

Sekilas tentang penulis : Wilde

Hai saya Wilde, salah satu penulis di Mesinwaktu.id. Semoga dengan diterbitkannya tulisan saya ini dapat menjadi informasi yang berguna dan bermanfaat bagi Anda. Salam!