Graphene, Material Superkonduktor Masa Depan

Advertisement

Konduktor adalah salah satu komponen yang vital dalam bidang elektronik. Konduktor sendiri merupakan komponen yang berfungsi sebagai penghantar arus listrik. Dengan perkembangan teknologi, manusia tidak hanya sekedar membutuhkan konduktor, namun memerlukan material yang lebih dari itu yang disebut dengan Superkonduktor, yaitu material yang dapat menghantarkan listrik ataupun panas tanpa adanya resistensi (halangan). Yang artinya, superkonduktor tidak akan menghasilkan panas ataupun kehilangan arus listrik yang dialirkan sehingga akan meningkatkan efisiensi secara tajam dan pada akhirnya berpengaruh pada performa alat-alat elektronik yang menggunakan superkonduktor ini.

Sekelompok ilmuwan telah mengubah graphene menjadi superkonduktor, mampu membawa listrik tanpa halangan. Caranya adalah dengan menumpuk dan menggabungkan dua lapis graphene dan mengimbangi mereka dengan 'sudut ajaib'. Penemuan ini bisa membantu ilmuwan mencoba mengembangkan superkonduktor yang bekerja pada suhu kamar.

Superkonduktor praktis adalah hal yang paling penting pada teknik elektro. Tidak seperti konduktor tembaga atau emas biasa yang biasanya mengalirkan listrik, superkonduktor bisa melakukannya tanpa ada halangan. Ini berarti menjalankan arus melalui superkonduktor tidak akan menghasilkan panas atau kehilangan listrik, yang secara dramatis akan meningkatkan efisiensi komputer manapun atau benda apa pun yang dibangun dengan superkonduktor.

Beberapa superkonduktor telah ditemukan di masa lalu, namun hanya bekerja pada suhu mendekati nol mutlak. Superkonduktor yang paling sukses adalah kelas bahan yang disebut cuprates, dan para ilmuwan berhasil menemukan cupromi superkonduktor yang bekerja pada suhu sekitar 300 derajat di atas titik nol mutlak, yang masih sekitar 200 derajat di bawah titik beku air.

 Graphene

Mimpi para peneliti untuk superkonduktor adalah menemukan bahan yang dapat bekerja sebagai superkonduktor pada suhu kamar. Dengan cara itu, menggunakan superkonduktor tidak membutuhkan sistem pendingin yang rumit dan mahal. Namun, menemukan superkonduktor seperti itu lebih mudah diucapkan daripada dilakukan, dan sangat sedikit kemajuan yang telah dicapai selama sekitar 25 tahun kedepan.

Namun, penelitian baru dari sekelompok ilmuwan di MIT mungkin mengubahnya. Para peneliti bereksperimen dengan graphene, bahan generasi berikutnya yang memiliki banyak keunikan tersendiri. Graphene adalah bahan dua dimensi yang terbuat dari atom karbon, dan selama beberapa tahun terakhir para ilmuwan telah menemukan bahwa graphene sangat kuat dan menghantarkan panas dan listrik dengan sangat baik.

Penemuan ini menunjukkan graphene mampu melakukan superkonduktivitas membuka jalan baru penelitian ilmuwan superkonduktor. Para periset percaya ada kemungkinan besar ini bisa menjadi kunci untuk akhirnya menemukan superkonduktor yang bekerja lebih dekat dengan suhu kamar.

Kita masih jauh dari superkonduktor suhu kamar yang sebenarnya, tapi ini pertanda baik bahwa hal seperti itu bisa diraih. Mungkin kita bisa melihat komputer graphene superkonduktor di masa hidup kita.

Sumber

Sekilas tentang penulis : Wilde

Hai saya Wilde, salah satu penulis di Mesinwaktu.id. Semoga dengan diterbitkannya tulisan saya ini dapat menjadi informasi yang berguna dan bermanfaat bagi Anda. Salam!